Home Aplikasi Mengenal “Antivirus” Yang Bisa Digunakan Pada Sistem Komputer

Mengenal “Antivirus” Yang Bisa Digunakan Pada Sistem Komputer

27 min read
0
262

Dalam perkembangan teknologi pada lingkungan masyarakat yang sudah semakin meningkat, terutama dalam bidang sistem komputer. Salah satunya adalah perangkat lunak yang bisa mejaga file-file yang ada di komputer secara aman. Antivirus merupakan salah satu perangkat yang bisa menjaga dan menghilangkan berbagai jenis virus yang bisa merusak atau menghilangkan data yang kamu miliki.

Memang, mungkin ada beberapa yang sudah kamu ketahui tentang anti virus. Namun apakah kamu sudah mengetahuinya secara lebih dalam lagi? Kali ini saya akan membahas tentang antivirus secara rinci.

Apa Itu Anti Virus?

Anti Virus merupakan sebuah perangkat lunak yang terdapat pada suatu komputer, laptop, ataupun terdapat pada handphone yang digunakan untuk menemukan, mencegah, dan menghapus perangkat lunak yang terdapat virus di dalamnya baik dari file komputer ataupun file yang ada di dalam flasdisk.

Virus sendiri sebenarnya merupakan program yang sengaja di buat untuk merusak atau menggangu suatu aplikasi atau data sehingga program dan data tesebut tidak dalam kondisi normal bahkan bisa rusak.

Meskipun virus pada komputer ditemukan pada awal 1949, ketika seorang ilmuwan Hungaria John von Neumann menerbitkan “Teori automata self mereproduksi”. Virus komputer pertama kali di ketahui pada tahun 1971 dan di juluki sebagai “Creeper virus”. Anti Virus pada awalnya di kembangkan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer. Namun, dengan menjamurnya jenis malware lainnya, perangkat lunak antivirus mulai memberikan perlindungan dari ancaman komputer lainnya.

Secara khusus, perangkat lunak anti virus modern dapat melindungi dari: objek pembantu browser berbahaya (BHOs), peretas peramban, ransomware, keyloggers, backdoors, rootkit, trojan horses, worm, LSP yang berbahaya, dialer, penipuan, adware, dan spyware.

Beberapa produk juga termasuk perlindungan dari ancaman komputer lain, seperti URL yang terinfeksi dan jahat, spam, penipuan dan serangan phishing, identitas online (privasi), serangan perbankan online, teknik rekayasa sosial, ancaman persisten lanjutan (APT) dan serangan botnet DDoS.

Pada tahun 1990 negara Spanyol, Mikel Urizarbarrena mendirikan “Panda Security (Panda Software)”. Di Hungaria, peneliti keamanan Peter Szor  merilis versi pertama dari anti virus Pasteur. Di Italia, Gianfranco Tonello menciptakan versi pertama antivirus VirIT eXplorer (dia mendirikan TG Soft satu tahun kemudian)

Pada tahun 1990 juga telah didirikannya “Computer Antivirus Research Organization (CARO)”. Pada tahun 1991, CARO merilis “Virus Naming Scheme”, awalnya di tulis oleh Friorik Skulason dan Vesselin Bontchev. Meskipun skema penamaan ini sekarang sudah selesai, tapi tetap saja ini menjadi satu-satunya standar yang diterapkan kebanyakan perusahaan dan periset keamanan.

Apa Saja Gejala Komputer Yang Terserang Virus?

Berikut ada beberapa gejala komputer yang terkena virus, antara lain sebagai berikut:

  1. Informasi yang ada pada komputer akan hilang satu persatu
  2. File bisa hilang karena disembunyikan oleh virus
  3. Komputer menjadi sangat lambat karena virus memenuhi ruang yang ada di media penyimpanan
  4. Komputer (laptop) ataupun handphone bisa hidup mati sendiri
  5. Banyak file yang berbentuk shortcut karena adanya firus di dalamnya
  6. Karena adanya virus yang terlalu banyak, file yang kita miliki bisa hilang dengan tersendirinya

Selain gejala yang dimiliki oleh virus terhadap komputer, berikut juga ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari Anti virus:

Kelebihan:

  1. Software pengaman yang bisa memberikan service real time bagi sebuah sistem yang ada pada komputer.
  2. Software pendeteksi, pengahapus, penyembuh, dan pemblock akses yang tidak disetujui oleh sistem.
  3. Sebagai penangkal serangan program jahat dari luar area sistem.
  4. Bisa membantu Anda yang mengalami kebutaan terhadap komputer.
  5. Menjaga sistem yang terdapat pada komputer dari kejahatan dunia maya.

Kekurangan:

  1. Memperlambat dan membebani kinerja sistem komputer.
  2. Dapat menghilangkan file pengguna.

Jenis-jenis Anti Virus

Selain kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh anti virus itu sendiri, berikut juga ada beberapa jenis dari Anti Virus, antara lain sebagai berikut:

1. Avira

Antivirus Avira adalah salah satu produk gratis buatan negara Jerman dan pertama kali diluncurkan pada tahun 1988. Software ini mempunyai mesin scan yang sering disebut dengan “Luke File Walker”. Seperti kebanyakan software anti virus yang lainnya, Avira juga berguna memeriksa setiap file yang di buka dan di tutup. Hal ini dapat mendeteksi dan menghapus kemungkinan rootkits. Software ini juga melakukan Update secara otomatis Lewat internet setiap hari.

Kelebihan Anti virus AVIRA :

  • Scanning virus lebih cepat dan teliti.
  • AVIRA dapat mendeteksi virus-virus yang biasanya tidak terdeteksi oleh anti virus yang lain.
  • Setting option pada AVIRA lebih mudah.
  • AVIRA tidak memberatkan komputer.
  • Update lebih cepat.
  • AVIRA memiliki opsi pencarian nama virus.
  • Memiliki fiture Schedule option.
  • AVIRA memiliki Anti Spyware

Kelemahan Anti virus AVIRA:

  • Seperti AVG, AVIRA terkadang menganggap file yang ber-extension EXE sebagai virus terutama pada file-file krack dan keygen.
  • AVIRA memiliki kapasitas file yang cukup besar di download dan menyebabkan lama ketika mengupdate.

2. Smadav

Smadav di buat oleh Zainuddin Nafarin pada tahun 2006. Smadav merupakan anti virus buatan dalam negeri yang dikhususkan untuk mengatasi dan membersihkan virus-virus pada komputer yang menyebar di Indonesia. Anti virus ini di nilai sangat cocok bagi pengguna komputer lokal terbukti dengan kemampuannya dalam mengenali hampir 90% virus yang berada di Indonesia.

Kelebihan Anti virus Smadav:

  • Smadav mudah sekali dioperasikan.
  • Proses scanning sangat cepat.
  • Bisa digunakan secara instant (versi sebelumnya) tanpa harus di-install di PC dengan mode resident.
  • Memiliki versi Pro yang 10 kali lebih cepat (SMAD-TURBO) dengan automatic update.
  • Theme pada Smadav bisa di ganti.
  • Loading carantine lebih cepat.
  • Smadav dapat mendeteksi virus lokal dan virus luar.
  • Filenya Smadav kecil dan ringan sehingga tidak memberatkan komputer.
  • Smadav bisa gabung dengan anti virus yang lain termasuk anti virus buatan luar pada satu PC.

Kekurangan Anti virus Smadav:

  • Smadav masih belum mampu membersihkan virus impor secara tuntas, seperti Conficker, sality, Alman, hanya mampu mencegahnya agar tidak menginfeksi pada komputer.
  • Scan registry akan di disable untuk Smadav Pro yang di password.

3. Avast

Avast merupakan sebuah program anti virus yang di kembangkan oleh Alwil Software yang berdomisili di Praha, Republik Ceko, Eropa. Keunggulan dari Avast yaitu kemampuan mengatur pendeteksian file ketika mendownload file, instant message, atau e-mail. Serta fitur seperti anti rootkit dan anti-spyware.

Kelebihan Anti virus AVAST:

  • Avast Home Edition menawarkan anti virus, worm, trojan, boot time scanner, feature screen saver scaner membuat antivirus ini dapat bekerja sebagai screen saver.
  • Memindai dengan cepat.
  • Memiliki penampilan yang cukup menarik.
  • Untuk mengupdate anti virus ini harus di lakukan secara online.
  • AVAST menggabungkan teknologi antispyware dengan jaminan dari West Coast Lab’s Checkmark process dan anti rootkitnya.
  • Memiliki fiture karatina.
  • AVAST bisa digunakan sebagai screen saver.

Kekurangan Anti virus AVAST:

1. AVAST belum memiliki file update offline sehingga update harus dalam keadaan online.
2. Seleksi virus lokal kurang handal
3. Terkadang AVAST tidak bisa heal virus infection.

4. AVG

AVG adalah program antivirus yang dibuat oleh AVG Technologies. Sebelum bernama AVG Technologies, perusahaan ini bernama Grisoft. AntiVirus ini memiliki fungsi penuh sebagai anti virus, anti spyware, dan anti malware termasuk email scanner, link pilihan pemindaian, update otomatis, dan banyak lagi. AVG Free Anti Virus mendukung untuk Windows XP-SP3, Vista, 7, 8, 10.

Kelebihan Anti virus AVG:

  • Sangat mudah untuk menginstal aplikasi anti virus ini.
  • Selalu update selama kita online.
  • AVG bisa di install pada browser Mozilla Firefox sebagai plugin sehingga surfing lebih aman.
  • Scanning virus cepat.
  • Memory yang di pakai pada PC tidak terlalu banyak.
  • Resident option tidak memperlambat kerja komputer.
  • Memiliki fiture Anti Spyware, Link-Scanner, Email Scanner.
  • Anti Rootkit Protectione

Kekurangan Anti virus AVG:

  • Instalasi pertama cukup lama, apa lagi untuk versi terbaru.
  • Cara setting pengoperasian sedikit lebih rumit.
  • File yang terkena virus biasanya di hapus oleh AVG bersama dengan virusnya.
  • AVG biasanya bergantung pada sytem operasi komputer yang digunakan.
  • AVG Terkadang menganggap file yang ber-extension EXE sebagai virus terutama pada file krack.
  • Mengupdate AVG bisa lama.

5. Microsoft Security Essentials

Microsoft Security Essentials atau MSE adalah produk antivirus gratis yang memberikan perlindungan PC terhadap berbagai jenis perangkat lunak berbahaya seperti virus, spyware, rootkit, dan trojan horse. Dibangun oleh definisi virus dan scan virus mirip dengan produk antivirus Microsoft lainnya, MSE memberikan perlindungan real-time, terus memantau aktivitas di komputer dan scan file baru saat download atau dibuat dan secara otomatis terdeteksi ancaman.

Kelebihan Anti virus Microsoft Security Essentials:

  • Untuk menginstal anti virus ini, anda tidak perlu membayarnya (gratis).
  • Kapasitas yang digunakan ringan dan mudah digunakan.
  • Cepat saat memindai, namun tetap optimal dalam membersihkan virus.
  • Tidak mempengaruhi kinerja PC Windows.
  • Mampu mengoptimalkan kinerja komputer.
  • Mampu melindungi dari berbagai macam virus dan malware.
  • Otomatis mendapatkan update dengan menghubungkan PC windows ke internet
  • Tidak ada proses registrasi yang membutuhkan penagihan atau pengumpulan informasi pribadi.
  • Tetap otomatis ketika mengupdate dengan teknologi perlindungan spyware terbaru.

Kelemahan Anti virus Microsoft Security Essentials:

  • Membutuhkan waktu yang lama ketika ingin menscan virus tersebut.
  • Mengupdate anti virus ini juga memerlukan waktu yang lama.

6. BitDefender

BitDefender adalah perangkat lunak dari anti virus yang dapat digunakan untuk Microsoft Windows, Symbian OS, Windows Mobile, Mac OS X (beta) dan free BSD. Untuk saat ini Anti virus bitdefender di klaim sebagai anti virus nomor satu di dunia oleh sebagian orang.

Kelebihan Anti virus BitDefender:

  • Sangat konsisten ketika mencari dan menyingkirkan malware.
  • Scan trafik semua layanan web, email, dan instant messenger dari virus dan spyware secara realtime.
  • Proteksi proactive dari virus-virus baru dengan advanced heuristic.
  • Pencegahan terbukanya informasi personal baik via email,web atau instant messenger.
  • Mengurangi loading sistem dan menghindari interaksi user ketika menjalankan game.
  • Hanya menggunakan sedikit sistem resources.
  • Mempertahankan daya tahan baterai
  • Sangat teliti ketika menscan dan cara mengupdatenya sangat mudah.

Kekurangan Anti virus Bitdefender:

  • Dapat memperlambat koneksi internet.
  • Perlu melakukan upgrade ke Bitdefender Internet Security suite untuk membolehkan menggunakan firewallnya.
  • Komputer akan menjadi berat ketika menggunakan prossesor dualcore.
  • Menggunakan internet untuk beroperasi.

7. Kaspersky

Kaspersky merupakan tulang punggung pada sistem keamanan PC Anda, yang berguna untuk memberikan perlindungan waktu yang sebenarnya dari malware terbaru dan virus. Kaspersky bekerja di balik layar dengan pemindaian cerdas dan kecil, sering update, sementara secara proaktif melindungi Anda dari ancaman Internet di kenal dan muncul. Nikmati perlindungan penting yang tidak akan memperlambat Anda dengan Kaspersky Anti-Virus 2012.

Kelebihan Anti virus Kaspersky:

  • Kaspersky memiliki Scheduled Update (3 jam sekali).
  • Mudah di operasikan.
  • Tampilan Kaspersky cukup bagus dan menarik.
  • Memiliki fiture suara.
  • Memiliki fiture self defense (password protection).
  • Memiliki Anti malware.
  • Kaspersky memiliki system untuk mengembalikan ke awal.

Kekurangan Anti virus Kaspersky:

  • Loadingnya lebih lama.
  • Proses scanning relatif lama.
  • Kaspersky tidak ada versi gratis, semua bayar (tidak gratis).
  • Update cukup lama.
  • Kaspersky sedikit memperlambat kerja komputer.

8. Ansav

Ansav merupakan anti virus lokal alternatif pesaing PCMAV yang mulai populer sejak oktober 2006. Ansav mempunyai komunitas besar (ansaver) yang sering berdiskusi di forum ansav, Team Ansav juga sering mengadakan seminar tentang virus & antivirus.

Kelebihan Antivirus Ansav:

  • ANSAV memiliki forum yang cukup besar (Ansaver) dan sering mengadakan seminar sehingga bisa berdiskusi dan memperkenalkan virus baru untuk di tindak lanjuti programmer sebagai update database.
  • Residen proteksi pada Smadav lebih sensitif.
  • Ansav akan mendeteksi virus tidak hanya pada database.
  • Mempunyai teknik heuristik yang cukup banyak sehingga dapat mendeteksi virus.
  • Ansav mempunyai fiture plug in untuk membantu dalam perkembangan Ansav.

Kekurangan Antivirus Ansav:

  • Ansav tidak bisa di gabung dengan anti virus import dalam satu PC.
  • ANSAV sering tidak tuntas dalam membersihkan virus terutama pada registry.
  • File yang terinfeksi sering ikut terhapus bersama dengan virus.

9. PCMAV

PCMAV (PC Media Anti Virus) adalah perangkat lunak anti virus buatan PC Media. Beroperasi di bawah sistem operasi Microsoft Windows (XP/Vista/7 keatas). PC Media Antivirus (PCMAV) sendiri bukan merupakan satu-satunya anti virus di Indonesia yang mempunyai formula atau teknologi khusus untuk mengatasi virus komputer yang menyebar luas di masyarakat, baik jenis lokal maupun mancanegara (asing).

Kelebihan Antivirus PCMAV:

  • Scanning cepat.
  • PCMAV dapat menghapus virus tanpa merusak atau menghapus file yang terinfeksi.
  • PCMAV memiliki opsi karantina jika virus tidak bisa di hapus.
  • Mengupdate secara otomatis.
  • Mudah di gunakan.
  • PCMAV mampu mendeteksi virus-virus lokal dan luar.

Kekurangan Antivirus PCMAV:

  • Loading awal PCAMAV relatif lama.
  • PCMAV membutuhkan data base tambahan.
  • Membuat komputer lambat saat mode resident.
  • PCMAV sering di anggap virus oleh oleh Anti virus yang lain.
  • Anti virus PCMAV mudah terkena virus.

10. Norton

Anti virus Norton merukan software yang pertama kali di ciptakan oleh Symantec Corporation di Amerika Serikat. Anti virus ini sudah berdiri selama 10 tahun, sejak tahun 1995 hingga 2014 atau sampai saat ini dan sudah menyebar perusahaan kecilnya di 40 negara termasuk Indonesia. Produk Anti virus Ini di bagi menjadi beberapa Jenis yaitu: Norton Antivirus, Norton Internet Security, dan Norton 360 dan ada beberapa lagi produk Norton keamanan lainnya seperti Norton Hotspot Privacy, Norton One, Norton 360 Multi-Device, Norton Mobile Security, Norton Family dan sebagainya.

Kelebihan Anti virus Norton:

  • Menscan dengan teliti sampai ke seluk beluk tetapi tidak menghabiskan waktu.
  • Memiliki banyak versi dan semuanya memiliki kelebihan tertentu.
  • Memiliki Lan Guard yang dapat menyescan data yang akan di share.
  • Data yang terinfeksi dapat di perbaharui 50%, di hapus 25%, di tahan 15%, tidak tau 10%.

Kekurangan Norton Antivirus:

  • Norton sangat lamban dalam startupnya (harus selalu sabar menunggu proses program ini).
  • Kadang virus yang di bawa dari flashdisk atau CD bisa di biarkan lewat (ada juga yang tidak).

Bagaimana Cara Kerja Anti Virus?

Secara umum, anti virus (perangkat lunak) yang bisa bekerja dengan dua metode, yaitu metode pendeteksian berdasarkan informasi dari database atau yang populer dengan sebutan virus signature database dan pendeteksian dengan metode heuristik atau mengenai cara kerja atau akibat yang ditimbulkan oleh virus komputer tersebut. Keberadaan kedua metode ini memang berfungsi untuk saling melengkapi, metode virus signature di gunakan untuk mendeteksi virus yang sudah di kenal atau diketahui. Sedangkan metode heuristik digunakan untuk mendeteksi virus baru dengan cara menganalisa akibat yang ditimbulkan atau pola perilaku virus tersebut.

Metode Virus Signature adalah metode kerja anti virus konvensional dan banyak digunakan oleh perangkat lunak anti virus saat ini. Cara kerja metode virus signature ini adalah mencocokan tanda atau kode sebagai tanda keberadaan sebuah virus. Jadi, ketika anti virus mendeteksi sebuah virus, maka akan dicocokan dengan informasi yang di miliki oleh database virus yang di miliki oleh vendor antivirus. Vendor antivirus biasanya telah melakukan analisa terhadap virus baru yang ditemukan dan menganalisa untuk mencari metode “penyembuhannya”.

Setelah sebuah virus selesai di analisa dan diketahui cara menghancurkannya, maka vendor antivirus akan mendokumentasikannya dalam database virus signature yang nantinya digunakan oleh perangkat lunak antivirus untuk mendeteksi keberadaan dan mengatasi virus tersebut. Metode virus signature ini terbilang ampuh, cepat, dan dapat diandalkan, tak heran masih banyak perangkat lunak antivirus yang masih menggunakan metode virus signature ini.

Metode Heuristik, metode kedua yang sering digunakan oleh perangkat lunak. Cara kerja metode heuristik ini menggunakan pendekatan baru dalam mendeteksi virus berdasarkan perilaku (behavior) sebuah perangkat lunak yang dicurigai sebagai sebuah virus. Cara kerja dengan metode heuristik ini diterapkan dalam Intrusion Detection System atau yang sering disebut dengan istilah behavior-blocking detection.

Cara kerja antivirus dengan metode heuristik ini adalah menerapkan aturan atau kebijakan yang dibuat dalam bentuk algoritma yang ditanam dalam sebuah perangkat lunak antivirus, sehingga ketika antivirus menemui sebuah software mencurigakan yang bertingkah seperti virus, maka akan diblok dan dihentikan prosesnya. Setelah dihentikan prosesnya, maka antivirus akan melaporkan pada pengguna mengenai software yang dicurigai sebagai virus. Pengguna akan merespon dan memutuskan apakah software tersebut memang virus atau bukan.

Setelah kamu membaca artikel ini, apa yang akan kamu lakukan terhadap komputer anda? Mungkin kamu bisa menggunakan salah satu anti virus diatas untuk menjaga dari virus yang bisa menyerang sistem pada komputer anda. Demikian pembahasan mengenai anti virus yang bisa membantu anda dalam menjaga sistem yang ada di komputer. Selamat membaca dan tunggu artikel selanjutnya.

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Aplikasi
Comments are closed.

Check Also

Film : Pengertian, Jenis Serta Manfaat dan Unsur-Unsurnya

Film telah berhasil mempertunjukkan gambar-gambar hidup yang seolah-olah memindahkan reali…