Home flora Bunga Wolfsbane, Tanaman Cantik Yang Ternyata Mematikan

Bunga Wolfsbane, Tanaman Cantik Yang Ternyata Mematikan

18 min read
0
454

Apakah kalian pernah mendengar tentang istilah cantik tapi berbahaya? Yah, istilah tersebut memang benar adanya. Kenapa bisa dikatakan seperti itu? Ini dikarenakan telah adanya bukti yang memperkuat istilah itu.

Sebagai contoh, ada sebuah tanaman yang kita lihat itu memang cantik tapi ternyata berbahaya dan juga mematikan. Tanaman itu adalah wolfsbane. Ini termasuk dalam tanaman yang juga bisa dibilang cukup berbahaya.

Memang sih, ada juga orang yang menggunakan tanaman ini sebagai obat, tapi itupun harus sesuai dengan ajuran dokter. Jika kalian mengkomsumsinya tidak dengan anjuran dokter, maka bukan kesehatan yang di dapat malah kamu akan menjadi semakin sakit.

Nah, sebelum kalian mencoba untuk mengkomsumsi tanaman ini. maka sebaiknya kalian mengetahui tentang baik buruknya tanaman Wolfsbane. Simak ulasannya disini.

Selain Beracun Tanaman Wolfsvbane Memiliki Banyak Nama

Wolfsbane sebenarnya memiliki banyak nama, namun tanaman ini lebih dikenal sebagai aconite, monkshood, leopard’s bane, women’s bane, Devil’s helmet or blue rocket. Ini merupakan genus tanaman berbunga milik keluarga buttercup (Ranunculaceae).

Jika diteliti lebih dalam sebenarnya ada lebih dari 250 spesies Aconitum (wolfsbane) ini. Tanaman herba perenial ini berasal dari pegunungan bagian belahan utara bumi. Mereka terbagi atas 5-7 segmen. Setiap segmen terdiri dari3 lobus dengan gigi tajam yang kasar. Daunnya tersususn spiral atau memiliki pengaturan alternatif. Daun yang lebih rendah memiliki petiola yang lebih panjang.

Batangnya yang tegak dan tinggi dimahkotai oleh tandan bunga zigomorfik yang berwarna biru, ungu, putih, kuning atau pink dengan benang sari yang cukup banyak.

Wolfsbane Juga Memiliki Kisah Yang Unik

Tanaman berbunga ini ditemukan di lembah kaki dari daerah pegunungan di Eropa dan Asia. Ini adalah anggota dari keluarga buttercup.

Akar dari tanaman ini mengandung neurotoxin yang kuat. Sepotong akar dengan ukuran sebutir beras saja dapat membunuh manusia dewasa dalam lima detik. Orang-orang militer telah mengadaptasi neurotoxin dalam bentuk gas untuk digunakan dalam peperangan.

Pada zaman Roma dulu, biasanya tanaman ini akan digunakan oleh wanita Lydia untuk meracuni siapapun yang mengancam anaknya Tiberius untuk menjadi Kaisar. Mereka juga tidak ragu untuk meracuni suami mereka sendiri jika memang itu mengancam mereka.

Tanaman berbunga ini sudah sangat dikenal dengan racunnya, ditambah lagi tanaman ini memiliki kaitan erat dengan Buttercup, racunnya pun dapat dengan mudah menyerap melalui kulit.

Wolfsbane dapat  membunuh dengan cepat (dalam waktu enam jam setelah dikomsumsi) dan gejalanya dapat langsung dirasakan seperti: muntah dan diare, kemudian diikuti dengan sensasi terbakar, kesemutan dan mati rasa pada bagian mulut, wajah dan juga bagian perut.

Ketika memasuki masa keracunan yang parah, maka sistem motorik dapat menjadi lemah dan kulit akan terkena sensasi kesemutan dan mati rasa yang menyebar ke anggota badan lainnya. Gagal jantung, paru-paru dan organ akan segera mengikuti.

Akar tanaman ini jika diencerkan maka dapat digunakan secara topikal yaitu sebagai anestesi lokal dan mengobati mati rasa. Ini merupakan bahan aktif yang dapat menjadi obat untuk nyeri saraf.

Bangsa Yunani Menggunakan Wolfsbane Untuk Mengusir Serigala

Nama dari tanaman Wolfsbane ini sebenarnya diambil dari fakta bahwa tanaman itu digunakan untuk membunuh serigala. Mereka menggunakan racun dari bunga tersebut dan meletakkannya pada anak panah ketika berburu serigala dan ini dilakukan oleh Bangsa Yunani kuno.

Karakteristik Fisik Dari Tanaman Beracun Ini

Wolfsbane ini termasuk dalam tanaman yang abadi yang dapat tumbuh hingga mencapai 1 m (3m-3 in) bahkan 0.6 m (2 kaki).

Bunga ini juga hanya bisa tumbuh dari bulan Juli hingga Agustus dan diserbuki oleh lebah. Jenis tanah yang cocok untuk tanaman ini: tanah ringan (berpasir, tanah sedang (lempung )dan berat (tanah liat) .

Kandungan pH yang cocok untuk tanaman ini: Tanah yang asam, netral dan basa (Alkali) . Tanaman ini juga dapat tumbuh pada musim semi yang teduh (light woodland) . Akan tetapi, biasanya tanaman ini lebih menyukai tanah lembab.

Beberapa Tanaman Yang Juga Beracun Seperti Wolfsbane

Di dunia ini memang banyak terdapat  berbagai jenis tanaman. Ada yang beracun dan juga ada yang tidak. Tanaman yang termasuk dalam kategori beracun juga tidak hanya satu jenis, Beberapa tanaman yang beracun seperti wolfsbane adalah:

  • Rosary Pea atau Crab’s Eye atau Jumbie Bead

Ini adalah jenis tanaman mematikan yang tumbuh di sekitar pohon, semak-semak dan juga pada pagar rumah. Tumbuhan yang juga ternasuk dalam kategori mematikan ini ternyata adalah tumbuhan asli dari Indonesia, tapi tersebar juga di beberapa belahan dunia. Biji dari Rosary Pea biasa dimanfaatkan sebagai manik-manik.

Tanaman yang satu ini memiliki racun yang sangat mematikan bagi manusia. Hanya 3 mikrogram dapat membunuh seorang manusia dewasa. Bijinya yang digunkan sebagai manik-manik sebenarnya juga memberikan ancaman yang besar. Banyak orang dikabarkan kehilangan nyawa karena jarinya tertusuk biji Rosary.

  • Castor plants (Ricinus communis) atau pohon jarak

Kebanyakan yang menjadi korban keracunanpada manusia adalah anak-anak. Ini dikarenakan rasa penasaran seorang anak untuk memetik atau memakan apa saja yang menarik perhatiannya.

Di masa lalu, seorang ibu kerap memberikan minyak pohon jarak kepada anak. Ternyata, minyak itu berasal dari salah satu tanaman paling beracun sedunia.

Pohon jarak berasal dari seputar Laut Tengah, Afrika timur dan India dan biasanya sering dipelihara sebagai tanaman hias. Racunnya dikenal sebagai ricin dan ada di seluruh pohonnya, tapi paling banyak terdapat pada bijinya. Biji itulah yang kemudian diolah untuk mendapatkan minyak pohon jarak.

Satu biji mentah dari pohon jarak ini dapat membunuh manusia dalam 2 hari sehingga menjadi kematian yang perlahan, menyiksa dan tidak dapat dihindari. Gejala yang terjadi dalam beberapa jam pertama yaitu rasa terbakar di tenggorokan dan mulut, lalu sakit bagian perut, diare berdarah  dan muntah. Prosesnya tidak dapat dihantaikan dan kematian akan terjadi karena dehidrasi.

Perlu 1 hingga 4 biji untuk mematikan seorang manusia dewasa, 11 butir untuk membunuh seekor anjing dan 80 butir untuk membunuh seekor bebek. Hingga saat ini, pohon jarak memegang gelar Guinness World Record sebagai tanaman paling beracun.

  • Belladona

Tanaman belladona ini dapat hidup secara liar, buahnya dapat tumbuh denganrimbun di sepanjang tangkainya berwarna hitam yang jika digerus akan menghasilkan tinta hitam seperti pada tinta pulpen.

Namun jangan coba-coba untuk memakan buahnya, karena ini mengandung alkaloid tropan yang dapat menyebabkan gangguan kejiwaan juga sakit kepala dan sulit bernafas hingga kejang-kejang. Buahnya kerap digunakan anak-anak untuk bermain, sehingga para ibu harus memberitahu pada anak-anak agar jangan sampai memakan buahnya, apalagi daunnya yang memiliki kandungan racun lebih tinggi.

  • Tanaman Hias Monstera

Tumbuhan monstera juga tidak asing ditemukan sebagai tanaman hias indoor yang bisa menyegarkan ruangan. Daunnya unik seperti terpotong-potong sehingga memiliki lubang-lubang yang menarik perhatian.

Jika menemukan daun monstera di pinggir kolam atau di dalam ruangan, beritahu pada tahu pada yang lain agar jangan sampai penasaran mencobanya jika tidak ingin suara kalian menjadi hilang, iritasi mulut, juga muncul ruam pada kulit jika memakan buahnya yang berbentuk seperti nanas.

  • Nightshade

Tanaman mematikan berikutnya bernama Nightshade. Dikenal juga dengan nama Devil’s Cherry, Black Cherry, Great Morel dan Belladonna. Tanaman beracun ini adalah tanaman mematikan asli dari Eropa, Afrika Utara dan Asia Barat. Nightshade mengandung racun yang bernama Tropane Alkaloids. Racun ini bisa menyebabkan orang mengalami halusinasi dan kegilaan.

Racun yang terkandung pada Nightshade dikenal mematikan bagi manusia. Tapi ajaibnya, hewan seperti kuda, burung, domba, kambing dan babi kebal terhadap racun mematikan Nightshade. Uniknya, di tahun 1500an tanaman ini digunakan oleh para perempuan sebagai salah satu alat kosmetik.

  • Water hemlock (Cicuta douglasii) atau ubi beracun

Tanaman ini adalah tanaman sangat beracun yang ada di kawasan suhu nyaman di belahan bumi utara. Ciri khasnya adalah bunga-bunga mungil yang berwarna putih atau hijau yang beraturan seperti sebuah payung.

Tanaman ini dipandang sebagai tanaman paling beracun di Amerika Utara, terutama pada manusia. Racunnya dikenal dengan nama cicutoxin dan dapat menyebabkan kejang. Racun ini ditemukan di seluruh bagian tanaman, tapi terutama di bagian akar dan paling ganas sewaktu musim semi.

Selain kejang dalam sekejap, gejala-gejalan lainnya adalah mual, muntah, sakit perut, gemetar, dan linglung. Kematian biasanya disebabkan kegagalan pernafasan atau gangguan irama jantung beberapa jam setelah menelannya.

Fakta Tentang Tanaman Wolfsbane

Seperti yang sudah kita jelaskan di atas tadi bahwa tanaman ini memiliki kandungan racun yang berbahaya. Namun ternyata ada juga beberapa fakta unik yang terdapat pada tanaman wolfsbane ini. Inilah faktanya.

-Wolfsbane adalah genus tanaman abadi yang sangat beracun, ditemukan di daerah pegunungan di seluruh Asia, Eropa dan Amerika Utara.

-Nama ilmiah wolfsbane adalah Aconitum dan ini juga berasal dari keluarga Ranunculaceae dan keluarga Buttercup.

‘Wolfsbane’ juga dikenal sebagai ‘monkshood’, ‘aconite’, ‘blue rocket’, ‘devil’s helm’ dan ‘women’s bane’. Tanaman ini juga telah digunakan sebagai metode untuk membunuh para serigala yang menyusahkan yang kemudian terciptalah nama dari tanaman ini.

-Wolfsbane biasanya tumbuh dengan ketinggian mencapai 0,6 hingga 1.2 meter (2-4 kaki) dan sering digunakan sebagai ornamentally di Taman, terutama ke arah belakang taman tempat tidur.

-Wolfsbane yang sudah mekar dikenal dengan batang yang sama tinggi dan mereka umumnya warna biru atau ungu, terkadang ada juga yang berwarna merah muda, kuning atau putih.

-Bunga wolfsbane ini bisa dikatakan kalau penampilannya mirip dengan tudung seorang biarawan .

-Wolfsbane terdiri dari pseudaconitine, yaitu racun yang sangat berbahaya bagi manusia ataupun binatang. Seseorang dapat menderita keracunan jika memakan setiap bagian dari tanaman.

Tidak hanya memakannya bahkan menyentuh tanaman ini juga sama berbahayanya, terutama jika seseorang memiliki luka terbuka atau lecet.

-Keracunan dari tanaman ini dapat menyebabkan muntah atau mual, halusinasi, lemas. kejang, rasa terbakar dan biasanya mempengaruhi jantung. Biasanya juga dapat menyebabkan kematian dalam jangka waktu singkat jika tidak mendapatkan pengobatan.

-Lokasi yang cerah sangat disukai oleh tanaman wolfsbane, meskipun terkadang ada juga yang bisa bertahan pada tempat yang teduh.

-Atribut beracun dari tanaman wolfsbane ini tidak pernah di abaikan sepanjang sejarah, karena masih digunakan untuk berburu, terutama untuk membuat panah beracun dan untuk melakukan pembunuhan.

Apa Yang Harus Diketahui Sebelum Mengkomsumsi Wolfsbane?

Kalian sebaiknya lebih mempertimbangkan untuk menggunakan produk lain yang tidak memiliki kegunaan yang sama dengan bunga aconitum.

Bunga yang beracun ini tidak tersedia secara bebas. Hanya beberapa ahli herbal yang terlatih saja yang dapat mengelola ramuan beracun ini menjadi obat.

Jangan pernah menyentuh tanaman ini karena kalian dapat mengalami keracunan dan kematian dapat.

Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak seketat peraturan obat-obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya.

Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Wah, ternyata tanaman ini sangat berbahaya ya guys. Oleh karena itu, kita harus lebih berhati-hati pada tanaman ini, karena hanya menyentuhnya saja dapat menyebabkan kematian.

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In flora
Comments are closed.

Check Also

Dianggap Sebagai Tindakan Pembunuhan, Berikut Pro dan Kontra “Suntik Mati” di Beberapa Negara

Kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi terutama pada bidang kedokteran telah membaw…