Home Science Apa Bedanya Danau Dengan Sungai? Berikut Penjelasannya

Apa Bedanya Danau Dengan Sungai? Berikut Penjelasannya

19 min read
0
230

Setiap orang pasti sering melihat yang namanya danau dan juga sungai. Itu adalah kedua bagian dibumi yang perannya sangat penting bagi setiap mahkluk hidup. Sungai dan danau juga dapat memberikan kepentingan lain dalam segi pengetahuan seperti apa yang dijelaskan pada berikut ini.

Pengertian Danau

Danau adalah bagian dari bumi dengan bentuk cekungan besar yang biasanya diisi dengan air asin, air tawar yang dikelilingi oleh daratan.

Layaknya untuk diketahui, ternyata danau memiliki berbagai macam jenis seperti yang diuraikan dibawah ini.

1. Danau Tektonik

Danau tektonik yang dimaksudkan disini adalah danau yang dikatakan berasal dari proses tektonik seperti lipatan, patahan atau juga pergerakan kulit bumi yang menyebabkan tanah permukaan bumi mengalami penurunan.

2. Danau Vulkanik

Mengapa dikatakan sebagai danau vulkanik? Ini dikarenakan danau tersebut terbentuk dari adanya letusan gunung berapi dimana gunung yang awalnya berbentuk kerucut berubah menjadi bentuk cekungan yang akhirnya dipenuhi dengan air. Danau vulkani tersebut dapat dicontohkan seperti apa yang terjadi pada danau Maninjau Sumatera, Danau Matana di Sulawesi dan Danau Karimutu di Flores.

3. Danau Karst

Terbentuknya danau karst dikarenakan akibat dari terlarutnya bahan kapur oleh air yang akhirnya membentuk sebuah cekungan. Danau tersebut seperti apa yang terjadi pada lokva Bendogede di Kecamatan Ponjong di daerah Gunung Kidul.

4. Danau Erosi

Jenis danau yang satu ini terbentuk diakibatkan terjadinya erosi atau glestser yang mengalami pendalaman dengan jumlah es yang sangat banyak. The Great Lake di Amerika Utara dan Danau Finger di New York merupakan salah-satu contoh dari danau erosi.

5. Danau Tapal Kuda

Danau yang namanya termasuk unik ini terbentuk dari adanya aliran sungainya yang berkelok melewati daratan dengan mengambil jalan pintas yang kemudian meninggalkan potongan-potongan. Potongan kelokan yang ditinggalkan tersebut pada akhir membentuk sebuah danau. Danau yang dikatakan mengalami hal tersebut seperti di daerah hilir Sungai Mahakam, Kalimantan.

6. Danau Bendungan Alami

Mengapa disebut sebagai danau bendungan alami? Ini merupakan akibat dari longsornya suatu tebing sehingga longsoran tersebut menutupi aliran sungai. Contoh dari danau bendungan alami adalah Danau Pengilon di Dieng dan Telaga Sarangan di daerah perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

7. Danau buatan

Danau buatan adalah sebuah danau yang dianggap sebagai hasil dari campur tangan atau buatan manusia. Danau tersebut sering disebut sebagai waduk seperti Waduk Jatiluhur yang terdapat di Jawa Barat.

Fungsi danau

Dari jenisnya tersebut, tidak lengkap rasanya apabila tidak menyertakan fungsi danau secara umum. Berikut penjelasannya dibawah ini.

1. Sebagai sumber persediaan air bersih

Danau dikatakan memiliki jumlah air yang sangat banyak dan tidak akan habis apabila musim kemarau tiba. Ini dikarenakan danau memiliki daya tampung yang cukup besar. Secara umum, air danau dikatakan air tawar sehingga dapat digunakan oleh manusia sebagai kebutuhan hidup.

2. Untuk Sarana Irigasi

Mengapa danau dapat dijadikan sebagai sara irigasi? Ini sangat menguntungkan apabila bagi daerah yang memiliki lahan pertanian ataupun kebun karena bisa mengairi lahan tersebut. Pada saat musim kemarau, danau dapat dijadikan sebagai sumber air untuk memberdayakan kelangsungan hidup.

3. Sebagai kendali terhadap bencana alam

Perubahan cuaca adalah salah-satu bentuk atau cara alam dalam beraktivitas. Ini dapat diartikan sering terjadinya perubahan cuaca seperti hujan dan kemarau. Pada saat musim kemarau, danau dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bagi banyak mahkluk hidup yang ada di sekitarnya. Dan apabila musim hujan, danau juga dikatakan dapat mengendalikan banjir dengan menampung air hujan dalan jumlah yang besar karena memiliki daya tampung yang juga cukup besar.

4. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA)

Layaknya untuk anda ketahui, ada sebanyak 20% listrik dunia dilakukan dengan cara memanfaatkan air atau sebut saja dengan menggunakan tenaga air. Dengan memanfaatkan air sebagai sumber tenaga listrik dapat memberikan respon yang sangat cepat dimana air dapat mengubah energi menjadi energi mekanik dan kemudian kembali lagi diubah hingga menjadi energi listrik.

5. Menjadi habitat flora dan fauna

Disini juga dikatakan bahwa danau memiliki kandungan nutrisi sehingga baik dijadikan sebagai tempat tinggalnya berbagai macam jenis flora dan fauna. Ini bisa dikatakan bahwa danau adalah salah-satu sumber kakayaan hayati yang ada di bumi.

6. Sarana budidaya perikanan darat

Apabila anda yang tinggal didaerah danau, ini bisa menguntungkan anda karena anda dapat memanfaatkannya untuk membudidayakan perikanan darat. Ini dapat dilakukan dengan cara sistem jala terapung.

7. Sarana penelitian dan pendidikan

Danau juga dapat berfungsi sebagai sarana diadakannya suatu penelitian maupun pendidikan. Banyak para peneliti yang telah melakukan study guna mempelajari berbagai hal di danau seperti ekosistem di dalamnya maupun kepentingan study lainnya.

8. Sabagai objek wisata

Fungsi danau yang terakhir adalah danau juga dapat dijadikan sebagai suatu tempatnya wisatawan datang berkunjung dengan menikmati suasana danau. Selain berekreasi, ada juga yang memanfaatkannya dengan melakukan kegiatan seperti berolahraga dan lain sebagainya. Dari adanya kunjungan tersebut, ini secara otomatis akan meningkatkan perekonomian penduduk yang ada disekitar danau.

Ciri-ciri danau

Seperti apakah ciri-ciri danau? Danau memiliki ciri-ciri yang disebutkan dibawah ini.

  • Memiliki banyak air dan juga dalam. Seperti yang telah dijelaskan, danau adalah cekungan yang didalamnya terdiri dai banyak air. Walaupun bentuknya yang cekung, akan tetapi dikatakan tingkat kedalamannya dikatakan cukup dalam.
  • Terdapat beberapa tumbuhan air yang menutupi sebagian tepi danau saja. Tidak hanya dikatakan memiliki kedalaman yang cukup dalam, akan tetapi danau dimana bagian tepinya ditutupi oleh tanaman. Walaupun tidak semuanya seperti itu, tanaman yang tumbuh didanau biasanya seperti enceng gondok, dan jenis ganggang.
  • Terdapat gelombang kecil di permukaan danau. Walaupun air danau dikatakan memiliki sifat yang menggenang, akan tetapi danau juga memiliki gelombang. Gelombang didanau tidak seperti gelombang yang ada di laut. Ini artinya gelombang air danau tidak sebesar gelombang laut. Gelombang kecil yang ada di danau hanya ada pada permukannya saja dan ini disebebkan oleh angin yang menghembus permukaan danau.
  • Mempunyai permukaan yang lebih tinggi daripada permukaan air laut. Danau dikatakan memiliki ciri-ciri yang khusus dimana danau dikatakan memiliki permukaan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan permukaan air laut. Secara umum, rata-rata danau berada pada dataran yang lebih tinggi sehingga bentuk cekungan danau lebih mudah terisi oleh air seperti air hujan.

Pengertian Sungai

Selain danau yang telah dijelaskan diatas, disini juga akan membahas mengenai sungai. Dan sungai yang dimaksudkan disini adalah air tawar yang mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah hingga mengalir ke laut. Bagian hulu sungai biasanya berada didaerah pegunungan dimana arus airnya dikatakan lebih deras daripada sungai dibagian hilir.

Sungai dengan aliran yang berliku-liku dikarenakan terjadi dari adanya proses pengikisan serta pengendapan disepenjang sungai. Perlu untuk diketahui, sungai juga dikatakan bagian dari siklus hidrologi.

Tidak hanya danau, sungai juga memiliki berbagai macam jenis yang juga perlu untuk anda ketahui dan jenis sungai tersebut adalah:

A. Berdasarkan jumlah airnya

  • Sungai Permanen

Ini adalah jenis sungai dengan debit airnya yang sama setiap tahun. Contoh dari sungai permanen adalah sungai kapuas, kahayan, barito dan mahakam di Kalimantan. Sungai Musi, Batanghari dan Indragiri di Sumatera.

  • Sungai periodik

Ini adalah jenis sungai dimana pada saat musim hujan airnya akan bertambah banyak dan pada saat musim kemarau jumlah air yang dihasilkan sangat sedikit seperti sungai Bengawan Solo dan sungai Opak di Jawa Tengah, sungai Progo dan sungai Code di DI Yogyakarta dan sungai Brantas di Jawa Timur.

  • Sungai episodik

Ini hampir sama dengan jenis sungai periodik dimana sungai episodik akan mengalami kekeringan apabila dilanda musim kemarau. Dan pada saat musim hujan, jumlah airnya akan bertambah banyak. Jenis sungai tersebut seperti sungai kalada di Pulau Sumba.

B. Menurut Pola Alirannya

  • Pola Aliran Radial (Menjari)

Bentuk jenis sungai yang satu ini dikatakan seperti jari yang juga dapat dibedakan menjadi dua yaitu radial sentrifugal dan radial sentripetal.

  • Pola aliran dendritik

Jenis sungai ini memiliki pola yang tidak teratur dan dikatakan biasanya hanya ada pada daerah dataran atau daerah pantai.

  • Pola aliran trelis

Ini merupakan jenis sungai yang bentuknya hampir sama dengan bentuk sirip dimana jenis sungai yang satu ini hanya atau biasanya terdapat pada daerah pegunungan.

  • Pola aliran rectanguler

Pola jenis sungai ini dikatakan membentuk sudut siku yang biasanya dapat ditemukan didaerah batuan dengan tingkat kekerasan yang berbeda.

  • Pola Aliran Anular

Pola aliran annular adalah pola aliran sungai yang arah alirannya menyebar secara radial dari suatu titik ketinggian tertentu dan ke arah hilir aliran kembali bersatu. Pola aliran annular biasanya dijumpai pada morfologi kubah atau intrusi loccolith.

Fungsi sungai

Fungsi dari sungai adalah sebagai berikut.

  • Tempat menampung hujan. Fungsi sungai yang utama adalah penampung air hujan yang artinya air hujan akan berkumpul disuatu tempat hingga mengalir ditempat lain atau disungai.
  • Mengalirkan air ke dataran rendah. Seperti apa yang kita katahui, air dikatakan akan bergerak dari tempat yang tinggi hingga ketempat yang lebih rendah. Ini juga sama artinya sungai akan mengalirkan air ke dataran tinggi menuju kedataran yang rendah.
  • Tempat hidup suatu ekosistem. Sungai juga merupakan suatu tempat tinggalnya mahkluk hidup dan juga dianggap sebagai rumahnya makhluk hidup di ekosistemnya.
  • Pembangkit listrik tenaga air. Sungai memiliki fungsi yang hampir sama dengan danau dimana sungai yang juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber listrik.
  • Menambah kebutuhan air sehari-hari. Fungsi sungai yang terakhir disini adalah dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup sehari-hari seperti kebutuhan mandi, mencuci dan kebutuhan-kebutuhan lainnya asalkan melalui proses pembersihan terlebih dahulu.

Ciri-ciri sungai

Disini akan membahas ciri-ciri dari sungai berasarkan bagian-bagian sungainya seperti:

  • Bagian Hulu

Sungai dikatakan memiliki beberapa bagian yang diantaranya adalah bagian hulu. Bagian hulu pada sungai yang dimaksudkan disini adalah bagian awal dari sebuah sungai yang biasanya hanya ada pada daerah pegunungan. Bagian hulu sungai ini dengan lembah sungai dengan bentuk seperti huruf V. Bagian hulu sungai dikatakan memiliki aliran yang sangat deras dengan kedalamnya yang lumayan.

  • Bagian Tengah

Lanjutan dari bagian hulu sungai adalah bagian tengah sungai. Bagian tengah sungai dikatakan memiliki ciri-ciri dimana lembah sungainya berbentuk huruf U yang disebabkan lokasi sungai tersebut ti8dak curam tetapi landai. Inilah sebabnya air sungai tidak terlalu deras sehingga proses erosi tidak terlalu dominan.

  • Bagian hilir

Ini adalah yang terakhir pada bagian sungai. Sungai bagian hilir inilah yang membawa aliran sungai menuju ke laut. Ciri-ciri sungai bagian hilir adalah bentuknya yang berliku-liku dan erosi yang menghasilkan partikel dan akan mengantarkannya kebagian tengah lalu diendapkan dibagian hilir. Apabila bagian hilir sungai memasuki laut, permukaan bawah lautnya landai serta gelombangnya tidak besar.

Perbedaan Danau Dengan Sungai

Antara danau dan sungai, apa yang dapat dibedakan dari keduanya? Dibawah ini akan menjelaskan beberapa perbedaan antara danau dengan sungai.

 

  • Gerakan air

Sungai: Sungai dapat bergerak disepenjang tepi.

Danau: Air danau ditandai dengan kemampuan atau keterbatasannya.

  • Kecepatan gerakan

Sungai: Pergerakan air sungai yang cepat atau geras.

Danau: Pergerakan air danau yang sangat lambat.

  • Jenis gerakan

Sungai: Sungai dikatakan memiliki pergerakan alami.

Danau: Pergerakan air danau dianggap buatan atau hembusan dari angin.

  • Penciptaan

Sungai: Sungai adalah hasil dari kerja alam.

Danau: Danau juga dikatakan ada yang berasal dai alam dan ada juga dari camput tangan manusia.

Sungai memiliki fungsi yang hampir sama dengan danau dimana sungai yang juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber listrik dan juga sebagai kebutuhan setiap mahkluk hidup. Semoga apa yang dijelaskan ini dapat membuat anda lebih mengerti mengenai danau dan sungai. Sampai disini dulu artikel ini kami buat untuk anda dan selamat membaca.

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Science
Comments are closed.

Check Also

Film : Pengertian, Jenis Serta Manfaat dan Unsur-Unsurnya

Film telah berhasil mempertunjukkan gambar-gambar hidup yang seolah-olah memindahkan reali…