Home Teknologi Penjelasan Mengenai Sound Card, Komponen Penunjang Fungsi Suara Pada Komputer

Penjelasan Mengenai Sound Card, Komponen Penunjang Fungsi Suara Pada Komputer

28 min read
0
889

Perkembangan komputer sebagai salah satu teknologi yang paling populer saat ini sudah tidak diragukan lagi. Hal tersebut tentunya terbukti dengan semakin meningkatnya kualitas komputer yang ada sehingga memiliki efektifitas yang lebih baik dari generasi sebelumnya.

Komputer sendiri mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kita semua tahu pada awal pembuatannya, komputer hanya dirancang dan dibuat untuk melakukan proses perhitungan. Namun, sekarang komputer sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat untuk membantu banyak pekerjaan yang kita lakukan di kehidupan sehari-hari dan bahkan semakin berkembang untuk kinerja multimedia.

Tentu kita semua tahu bahwa komputer terdiri dari software dan juga hardware yang mana memiliki fungsi yang saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya untuk menunjang kinerja yang ada pada komputer tersebut. Dua hal tersebut bisa dikatakan sebagai dua komponen utama yang harus dimiliki oleh sebuah komputer.

Salah satu hardware yang terdapat di dalam sebuah komputer adalah sound card. Berdasarkan namanya, tentu kita sudah bisa menebak bahwa hardware yang dimaksud berkaitan dengan suara. Ya, sound card merupakan hardware yang ada pada komputer yang memiliki fungsi agar komputer kita bisa mengeluarkan suara untuk pendukung multimedia pada komputer.

Secara umum, komputer merupakan wahana digital; sebuah dunia dimana semua yang ada di dalamnya berada dalam bentuk biner. Apa yang terkandung di dalam komputer pada dasarnya tidak nyata; hanya merupakan wujud ‘permainan’ matematika diskrit belaka yang menghasilkan segala sesuatu yang bernuansa digital.

Nah, agar mampu ‘menikmati’ keindahan dunia digital ini, apa yang dibutuhkan tak lain sebuah konverter, yang mengubah alam digital agar bernuansa analog sehingga dapat dinikmati oleh makhluk hidup seperti kita, manusia, konverter atau alat tersebut disebut sound card.

Nah, jika berbicara mengenai sound card, pada artikel kali ini kita akan membahas hal-hal yang ada mengenai salah satu hardware yang ada pada komputer ini. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, silahkan simak uraiannya berikut ini.

Apa Itu Sound Card

Seperti yang kita tahu, sound card merupakan salah satu hardware yang terdapat pada komputer. Tentunya, sesuai dengan namanya hardware yang satu ini memiliki fungsi agar sebuah komputer mampu untuk menghasilkan suara untuk membantu melengkapi kebutuhan multimedia pada komputer tersebut.

Sound card secara bahasa berasal dari bahasa Inggris “sound” berarti suara, dan “card” berarti kartu, jika diartikan seluruhnya sound card artinya kartu suara. Dalam bahasa sehari-hari mungkin ini tidak akan berarti apa-apa, namun dalam bidang komputer, terutama masalah komponen dan hardware, fungsi sound card ini sangat penting.

Ada berbagai jenis sound card, atau perangkat audio. Sebenarnya, tidak semua dari mereka seluruhnya ada dalam bentuk kartu. Sound card, atau audio card adalah kartu PCI yang dihubungkan ke slot di dalam komputer desktop kita. Laptop memiliki konfigurasi yang sedikit berbeda.

Ada juga kartu PCMCIA untuk laptop dengan kartu yang ditancapkan ke laptop card slot. Perangkat ini dianggap eksternal. Ada juga USB dan Firewire perangkat yang eksternal dan dimasukan ke port komputer. Merek perangkat suara dan sound card termasuk Creative Sound Blaster, E-MU, M Audio dan Digidesign.

Sound Card atau yang lebih kita kenal dengan Kartu suara adalah suatu komponen yang terdapat dalam PC yang bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia. Sound card merupakan periferal yang terhubung ke slot ISA atau PCI pada motherboard, yang memungkinkan komputer untuk memasukkan input, memproses dan menghantarkan data berupa suara. Seperti halnya VGA card, sound card pun memiliki beragam bentuk, macam dan jenis.

Pengertian Sound card adalah salah satu perangkat keras komputer (hardware) yang fungsi utamanya sebagai pengolah data untuk audio dan suara. Audio atau suara yang muncul melalui speaker atau headset pada komputer atau laptop adalah hasil olahan data sound card.

Jika kita mengaktifkan aplikasi multimedia pada komputer, namun tidak keluar suara atau audionya maka bisa dibilang ada masalah pada sound cardnya. Sound card ini terhubung ke komputer melalui slot ISA atau PCI pada motherboard. Namun seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan teknologi, sound card memiliki slot USB atau ditancapkan di socket biasanya disebut sound card eksternal.

Fungsi sound card sebagai prosesor audio untuk komputer kita. Sinyal analog atau digital masuk ke input kartu dan sinyal digital diinterpretasikan sebagai algoritma yang pada gilirannya ditafsirkan sebagai bentuk gelombang dan menghasilkan sinyal sonik dalam output dari sound card komputer. Sound card yang telah diinstal, baru dapat berjalan pada perangkat sistem komputer kita, dengan program driver dan perangkat yang terpisah. Kontrol semua audio sound card pada komputer.

Berbagai jenis sound card dan perangkat audio untuk komputer memiliki berbagai fitur. Semua dari mereka mampu melakukan pencampuran volume, mematikan, dan routing audio yang masuk dan keluar. Sifat audio yang sound card biasanya dapat disesuaikan dalam sifat audio sistem komputer kita. Beberapa kartu audio atau perangkat, bagaimanapun, memiliki panel audio yang milik mereka sendiri untuk routing dan mengkonfigurasi audio dan perangkat.

Karena suara komputer adalah komponen terpisah yang berjalan pada komputer, tentu tidak akan memakan RAM komputer dan CPU. Ini efek stabilitas keseluruhan komputer kita dan juga kinerjanya. Kita mungkin harus menyesuaikan kinerja komputer kita ketika menggunakan aplikasi audio. Jika kita berinvestasi dalam sound card yang lebih baik, mereka kadang-kadang memiliki kekuatan pemrosesan onboard, mereka sendiri, sehingga mereka tidak menggunakan banyak CPU komputer atau RAM.

Sejarah Perkembangan Sound Card

Setelah mengetahui definisi dari sound card, ada baiknya juga bagi kita untuk memahami bagaimana sejarah awal dari sound card ini. Sebelum adanya sound card, komputer hanya dapat mengeluarkan suara “Beep” atau “bip”, walaupun komputer dapat mengubah frekuensi dan durasi suara beep ini tetapi komputer tidak dapat mengeluarkan suara lain.

Sebelum penemuan kartu ini, PC sebenarnya bisa membuat satu suara yakni bunyi “Bip! Bip!” dan seterusnya hingga suara itu akrab di telinga kita. Pada komputer model lama, dengan FD 5 1/4 inci, bunyi itu langsung muncul setelah komputer di tekan tombol boot panas. Meskipun komputer bisa mengubah durasi dan frekuensi beep, komputer pada masa itu tidak bisa membuat suara yang lainnya atau mengubah volume.

Oleh karena itulah, pada awalnya, bunyi bip tadi bertindak sebagai peringatan, ketika komputer, entah hang, entah butuh perhatian karena proses printing selesai atau yang lainnya. Kemudian para pengembangnya menciptakan musik untuk sebuah game PC. Paling awal menggunakan beep dari field yang berbeda dan durasinya lumayan panjang. Musik ini tidak realistis. Maksudnya tidak realistis, tinggal di bayangkan saja, bip demi bip saling bersahutan.

Untungnya, kemampuan pengembangan suara komputer sangat meningkat pada era 1980-an, yaitu ketika ada berbagai produsen (sebenarnya satu dibantu oleh yang lain) memperkenalkan pengaya kartu khusus yang didedikasikan untuk mengendalikan suara. Nama kartu khusus itu, tidak lain tidak bukan adalah sound card.

Kemudian developer game mengeluarkan PC games yang mengeluarkan soundtrack game berbunyi beep dengan frekuensi dan pitch yang berbeda. Kemampuan pengeluaran suara pada komputer meningkat pada tahun 1980an. Beberapa manufaktur menambah chip suara yang dapat mengontrol suara pada komputer. Sekarang pun sound card juga ditambahkan pada slot PCI untuk meningkatkan kualitas suara.

Pemulanya adalah Adlib Yamaha YM3812 khusus untuk IBM PC. Produk itu merajai pasar sound card sendirian. Dikemudian hari lalu diikuti pula oleh Sound Blaster dari Creative Labs sebagai kompetitornya. Well, kompetisi mereka menguntungkan para konsumen musik.

Sangat penting dicatat bahwa inisial rancangan dan pemasaran fokus pada kartu suara dengan platform IBM PC yang tidak digunakan untuk permainan, tetapi lebih kepada aplikasi audio seperti komposisi musik (AdLib Personal Music System, Creative Music System, IBM Music Featured Card) atau sintesis pembicaraan (Digispeech DS2001, Covox Speech Thing, Streets Electronic Echo). Hanya sampai Sierra dan perusahaan game lain terlibat pada 1988 mulai berubah ke arah permainan.

Pada akhirnya, sebuah komputer yang menggunakan kartu ini dapat melakukan hal yang lebih dari sekedar bunyi bip bip bip, bagai bebek di sawah. Pada perkembangan selanjutnya, kartu ini pun dapat menghasilkan produk 3-D audio untuk game atau surround sound playback untuk DVD, dan juga dapat merekam dan menangkap suara.

Seiring dengan kemajuan teknologi, sound card dapat eksis di komputer dengan berbagai cara. Teknologi yang paling ‘kuno’ biasanya menempatkan sound card menjadi satu dengan motherboard atau yang disebut dengan Integrated Sound Card. Bagi komputer dengan memori besar, integrated sound card tidaklah menjadi masalah.

Namun, sebagian besar pengguna memilih memiliki sound card yang terpisah dari motherboard agar mendapatkan kinerja komputer yang lebih prima dan keluaran suara yang lebih mantap. Hanya saja, pengguna perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk yang satu ini.

Belakangan juga marak dipasarkan external sound card, yang kerap menjadi incaran pengguna komputer yang mendambakan solusi audio sekualitas home theater. Ada sejumlah sound card yang kedua konverternya, yakni DAC dan ADC terintegrasi pada sebuah chip coder/ decoder alias CODEC. Beberapa di antara juga memiliki sebuah Digital Signal Processor (DSP), yang notabenya merupakan sebuah unit pemrosesan built-in. Hanya saja, DSP ini menambah beban CPU tatkala melakukan konversi antara data digital dan analog.

Jenis – Jenis Sound Card

Berdasarkan penjelasan di atas, tentunya kita tahu bahwa dari awal terciptanya sampai sekarang, sound card sudah mengalami banyak perkembangan. Dan tentunya berhubungan dengan perkembangan tersebut sound card terbagi lagi menjadi beberapa jenis. Nah, berikut ini adalah beberapa jenis yang ada dari sound card.

Sound Card On Board

Jenis sound card yang pertama adalah sound card on board. Sound card On Board merupakan fasilitas audio yang sudah terpasang pada motherboard berbentuk chipset dan kinerja sound card on board masih membutuhkan bantuan prosesor utama. Sound card on board dapat ditemui pada hampir semua jenis motherboard.

Sound Card Off Board

Sound Card Off board yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI. Sound card tipe ini memiliki keunggulan pada kualitas yang dihasilkan. Jika hanya digunakan untuk keperluan standard, seperti mendengarkan musik, sound card tipe ini terlalu mahal. Namun jika kita menggunakannya untuk bermain game berat atau untuk kegiatan rekam suara, sound card tipe ini merupakan pilihan yang tepat.

Sound Card External

Sound card External adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWire. Sound Card External merupakan kartu suara terbaru sekarang ini, pemasangannya seperti USB, banyak keungggulan dari sound card ini dari kualitas suara hingga hardwarenya lebih menarik. Sound card external sangat cocok untuk kegiatan rekam-merekam suara.

Fungsi Sound Card

Secara garis besar, tentunya kita semua memahami bahwa sound card memiliki fungsi agar komputer yang kita gunakan dapat menghasilkan maupun memproses suara. Nah, untuk lebih jelasnya berikut ini adalah fungsi dari penggunaan sound card, antara lain :

  • Mengkonversi sinyal digital dan sinyal analog ke dalam bentuk gelombang sonic

Fungsi pertama dari sebuah sound card pada komputer adalah melakukan konversi sinyal–sinyal baik digital maupun analog menjadi sebuah keluaran suara yang merupakan gelombang sonic. Ini merupakan fungsi paling mendasar dan fungsi teknis dari sebuah sound card.

Hal ini memungkinkan setiap sinyal digital yang masuk, atau sedang diolah dengan processor bisa keluar dan terdeteksi di dalam komputer. Dengan begitu, kita nantinya akan bisa mendengarkan output suara yang dihasilkan oleh proses konversi tersebut.

  • Sebagai media pemrosesan audio komputer

Proses konversi yang sudah disebutkan di atas merupakan bagian dari fungsi sound card sebagai media pemrosesan audio di dalam komputer. Jadi sound card bekerja sebagai sebuah perangkat keras yang mampu memproses segala bentuk audio dan suara di dalam komputer. Tidak hanya melakukan konversi, namun juga berbagai macam proses yang melibatkan audio juga dapat dilakukan oleh sound card.

Sama halnya dengan pemrosesan komputer yaitu CPU, fungsi CPU yang menjadi otak utama di sebuah komputer memiliki peran penting. Jadi, pada intinya, bagi anda yang serin melakukan pengolahan di bidang audio, maka sound card adalah salah satu hal yang paling penting dan wajib anda perhatikan kualitasnya agar dapat memperoleh hasil yang lebih baik.

  • Meningkatkan kualitas audio di dalam komputer

Bagi anda yang mungkin ingin memiliki kualitas audio yang special, seperti HD surround dan berbagai macam tambahan kualitas suara yang mirip seperti yang biasa digunakan pada bioskop dan teater, maka sound card wajib anda perhatikan. Dengan sound card yang berspesifikasi tinggi, hal ini juga akan meningkatkan mutu dan kualitas output audio yang ada di dalam komputer.

Output audio standar yang biasa digunakan pada komputer adalahh output 2.0 atau 2.1 channel. Apabila anda mengingkan hal yang lebih, maka anda bisa menggunakan sound card yang mendukung output lebih dari 2.1 channel, misalnya 4.1, 5.1, bahkan hingga 7.1 yang sangat pas bagi anda penggemar home theater.

  • Menambahkan fitur – fitur audio muthakhir ke dalam komputer

Tidak hanya berhubungan dengan pengolahan suara dan output suara, biasanya sound card juga menawarkan fitur – fitur yang sangat menarik untuk anda gunakan di dalam komputer anda. Biasanya fitur – fitur pada sound card ini mendukung kualitas audio output yang akan dihasilkan.

Fitur–fitur pada sound card tersebut adalah fitur tru sound HD, bass booster, 3D sound, Soround sound, dan berbagai macam tambahan fitur–fitur audio lainnya yang tentu saja akan sangat meningkatkan kualitas output audio yang akan anda rasakan nantinya.

  • Mengatur volume dan equalizer pada komputer

Anda pasti sudah sering melakukan hal ini. Ya, pengatuan volume suara dan juga pengatuan equalizer untuk audio, seperti music dan juga film adalah hal – hal basic yang sering anda lakukan dengan menggunakan komputer anda. Ini merupakan fitur standar yang terdapat pada sound card konvensional, atau yang umum digunakan secara luas di dunia.

Anda dapat dengan mudah mengatur tingkat kekerasan suara pada output audio komputer anda, serta anda bisa melakukan beberapa pengaturan sederhana terkait dengan sistem audio komputer anda.

  • Lebih memberikan variasi suara pada komputer

Hal ini berkaitan erat dengan fitur–fitur yang dimiliki oleh sebuah sound card. Fitur yang sudah disebutkan sebelumnya, seperti Sound HD, bass Boost, dan sebagainya tersebut tentu saja akan memberikan banyak variasi suara pada laptop atau komputer anda.

Bayangkan apabila anda yang seorang audiophile, namun memiliki sound card yang standar-standar saja, pastinya hal ini akan membuat anda menjadi bosan, karena kualitas suara output yang begitu-begitu saja. Namun dengan sound card yang lebih baik lagi, maka hal ini akan memberikan variasi tersendiri, yang akan lebih meningkatkan kepuasan anda dalam mendengarkan output audio komputer anda.

  • Mengkonversi audio pada piringan hitam dan kaset pita ke dalam bentuk digital

Apakah sound card hanya berfungsi dan optimal pada output suara dan juga audio saja? Tentu saja tidak. Ada beberapa fungsi lainnya dari sound card, yang lebih dari sekedar mendengarkan music dan audio output saja. Salah satu hal yang bisa kita manfaatkan dari sound card ini adalah melakukan konversi dari piringan hitam dan kaset pita menjadi sebuah file berbentuk digital.

Sound card sudah dibekali kemampuan untuk merekam dan mengubah sinyal analog (kaset pita dan piringan hitam) ke dalam bentuk digital (file music, lagu dan juga file audio lainnya). Namun demikian, hal ini tentu saja tergantung dari kualitas sound card yang dimiliki. Sound card dengan spesifikasi yang baik, akan menghasilkan audio yang baik dan jernih pula.

Cara Kerja Sound Card

Setelah membaca semua penjelasan di atas, mungkin sebagian dari kita masih bingung dan bertanya-tanya bagaimana sebenarnya cara kerja dari sound card ini. Sound Card dapat mengubah suara dalam bentuk sinyal digital ke dalam bentuk sinyal analog yang dikeluarkan oleh speaker.

Sinyal digital tersebut sebelumnya telah disimpan dalam memori komputer dalam bentuk format waveform (.wav atau mp3). Format data digital ini di proses oleh DSP (Digital Signal processing) bekerja dengan DAC (Digital Analog Converter ) mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, yang kemudian sinyal analog diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker.

Selain menghasilkan suara , sound card juga dapat berfungsi sebagai perekam dan pengolah suara. Suara yang masuk lewat membran microphone masih berbentuk sinyal-sinyal analog. Sinyal analog tersebut diolah oleh DSP, dalam mode ADC ( Analog Digital Converter) Mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital yang continyu. Sinyal digital ini simpan dalam format waveform table atau biasa ditulis Wav(wave) dalam disk atau dikompresi menjadi bentuk lain seperti mp3.

Untuk memainkan musik MIDI, pada awalnya menggunakan teknologi FM Synthesis, namun sekarang sudah menggunakan Wavetable Synthesis sedangkan untuk urusan digital audio, yang dulunya hanyalah 2 kanal (stereo), sekarang sudah menggunakan 4 atau lebih kanal suara (Surround). Kualitas nya pun sudah meningkat dari 8 bit, 16 bit, 24 bit, 32 bit, bahkan sampai sekarang sudah 64 bit.

Demikianlah penjelasan mengenai sound card. Mulai dari pengertian, sejarah, jenis, fungsi dan juga cara kerjanya. Setelah membaca artikel ini tentunya kita semua tahu bahwa sound card juga merupakan salah satu komponen atau hardware penting yang harus ada pada sebuah komputer. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca.

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Teknologi
Comments are closed.

Check Also

Dianggap Sebagai Tindakan Pembunuhan, Berikut Pro dan Kontra “Suntik Mati” di Beberapa Negara

Kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi terutama pada bidang kedokteran telah membaw…